|
Aku rindu. Rindu pada masa di masa bisa mencurahkan segala rasa dan cita di dada. Membuncah bagai payudara wanita yang montok dengan kaos ketat berbelahan dada rendah. Menulis itu seperti samurai. Masih sering dilatih, maka ia akan semakin tajam. Menulis itu seperti rokok. Ia mencanduku. Jadi, izinkan aku menorehkan garis kehidupanku di dunia tanpa batas ini. Bercerita. Apapun. Siapapun. Karena aku ingin semakin tajam. Tajam dalam melihat sisi-sisi dan ruang kehidupan. |
| Dian September 25, 2008 10:05 PM PDT No... Beneran ini elu?? Pantesan nggak jauh-jauh dari payudara montok aja, pokok bahasannya. Miss you to... | ||
| Leave a Comment: |