sejam sebelum shalat jumat...warnet telkom
Kejadian yang cukup berkesan terjadi beberapa hari lalu. Seorang teman dekat lama yang (mungkin) sudah tahunan tidak berkabarcerita dengannya.Yah,...sebenernya sih mantan gue. WAktu gue mudik ke kampung halaman...akhrinya secara tidak sengaja kita berhubungan lagi. Dia telfon ke rumah.Aku tidak menjawab.
Beberapa menit belalu.
...
..
Telfon berdering.Kring...kringg..
Aku menjawab.
"Hallo....?"
Percakapan pun terjadi di antara kita. Saling bertukar cerita. Kata demi kata terucap dari bibir kami masing-masing. Antusiasme terdengar diujung telfon sana.
"sumpah loe...","anjrittt....gue ngga nyangka lhoh",..."gillaaa...geblek bener","aihh...cape de"...itulah beberapa ucapan spontan uhuuy yang menghiasi percakpan kami via pesawat telfon.
Seakan tak puas dengan percakapan tersebut...kami pun memutuskan untuk kopi darat.Itu berarti adalah persuaan gue sama dia setelah 2 tahunan tidak bertemu fisik ataupun bersentuhan lembut. Ya,,..benar. Walopun kami dahulu adalah mantan kekasih,namun pada pertemuan terakhir kami...kami begitu terbuai oleh gairah dan hasrat masing-masing. Tak sanggup tuk menahan gejolak rasa rindu yang begitu menggolak di dalam dada.
Lalu...yang terjadi selanjutnya adalah seperti apa yang didendangkan oleh grup Java Jive yang bunyi liriknya kira-kira seperti ini,"...deru nafas memacu...di gelap ruang..seiring hasrat manusia..ohh...begitu cepat..dosa itu terbuat..".
..........
sebuah Mall dibilangan sleatan Jakarta...siang panas yang menyengat
yah...hari itu akhrinya kami sepakat untuk bersua kembali.Aku bersandar pada tembok dekat pintu masuk maal tersebut. Sambil menghisap rokok putih dalam-dalam...pikiran ku mulai melayang pada sebuah percakapan telfon 2 tahun lalu.
"Haloo...No..".
Terdengar suara manis nan lirih di ujung sana. Seno bergegas menjawab..
"eh...hai.Halo juga...tumben nih nelfon"
"ehm...iya.eh...Gue nganggu lo ngga?,"kata Mona dengan hati-hati.
"hmm...ngga kok.santai ajah".
Pause.
"Emang ada apa?kok kayaknya serius banget sich?"
"Ngga.Gue cuma mau bilang.....kalo sekarang gue udah punya cowo lagi. Dan dia...
MOna terdiam sesaat,. Berusaha melanjutkan,namun seakan bingung untuk memilih kata-kata.
"...dia tuh paling ngga suka kalo cewenya masih suka berhubungan sama mantan-mantannya. Karena dia sendiri juga ngga kur sama mantan-mantan-nya"
"ahh...so...what is that have to do woth me?kan gue ma kamu juga jarang berhubungan. toh lagian juga kita kan terpisah jarak dan waktu. Juga sama laut utara Jawa...hehe,;'ujar Seno dengan wajah lugu.
"ahh,...kamu bisa aja...serius deh.Pokoknya gue mau kamu ngga usah ya sms,telfon gue. Or even email gue mulai sekarang. Yahh...please. demi kepentingan kamu juga."
"kok gitu sih." Kata-kata yang terucap dari ibir Seno mulai meninggi.
"jadi cowo posesif amat ampe segitunya.Mestinya dia ngga kayak gitu dong."
"iya...gue tau. Dia juga sih ngga spesifik bilang kalo gue harus ngejauhin loe. Cuman ini gue inisiatif aja dengan telfon loe duluan. Jadi biar dia ngga marah-marah sama gue....dan marah sama loe juga."
"yah...please. do it me."
Seno terdiam.
"ehm..ok. Kalo emang itu mau kamu> gue ngga akan ngehubungin kamu lagi muali detik ini."
tut...tut...tut...